Dokter Kandungan Surabaya | Dr. Greg Agung, SpOG

Layanan Kehamilan & Kesehatan Wanita Profesional

  • Home
  • Layanan
    • Konsultasi & Kontrasepsi
    • PAP Smear
    • Pemeriksaan Ginekologik
    • Pemeriksaan Kehamilan
    • Screening USG 4D
  • Jadwal Dokter
  • Artikel
    • Kebidanan & Kandungan
    • ObsGyn Update
  • Tentang Kami
    • Fasilitas
  • Login Pasien
  • Daftar Antrian
  • 17 January 2026
You are here: Home / ObsGyn Update / Risiko Persalinan Prematur Dipengaruhi Oleh Berat Badan Ibu Prakehamilan Dan Perubahan Berat Badan Selama Hamil

Risiko Persalinan Prematur Dipengaruhi Oleh Berat Badan Ibu Prakehamilan Dan Perubahan Berat Badan Selama Hamil

2 August 2010 by Dr. Gregorius Agung, SpOG 1 Comment

Tim peneliti Boston University School of Medicine’s (BUSM) Slone Epidemiology Center dan Boston University School of Public Health (BUSPH), menemukan bahwa obesitas prakehamilan dan kenaikan berat badan selama hamil akan meningkatkan risiko persalinan prematur pada etnik Afrika Amerika.

Bayi yang dilahirkan dengan kehamilan kurang dari 37 minggu dianggap prematur, dan hal ini lebih sering terjadi pada perempuan kulit hitam dibanding kulit putih, dan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas bayi di Amerika Serikat. Dikatakan bahwa obesitas berhubungan dengan infeksiintrauterus,inflamasisistemik, dislipidemia, dan hiperinsulinemia, yangsemuanyadapat meningkatkan risiko prematuritas.

Untuk meneliti hubungan persalinan prematur dengan obesitas pra kehamilan dan kenaikan berat badan selama hamil, para peneliti menggunakan data Slone Epidemiology Center’s Black Women’s Health Study. Mereka membandingkan 1.114 ibu yang melahirkan bayinya lebih awal 3 minggu atau lebih, dengan 7.840 ibu yang bayinya lahir secara aterm. Para peneliti membedakan 2 jenis persalinan prematur, yaitu persalinan yang dilakukan atasdasar medik dan persalinan akibat sebab yang tidak diketahui (spontan).

Para peneliti menemukan bahwa obesitas meningkatkan risiko persalinan prematur dengan alasan medik dan persalinan prematur v spontan sangatdini (kehamilan < 32 minggu). Sedangkan berat badan kurang akan meningkatkan risiko kedua jenis kelahiran prematur tersebut. Di antara perempuan obes, kenaikan berat badan selama hamil yang masih berada dalam kisaran anjuran IOM (Institute of Medicine) tahun 2009 (0,4 – 0,6 Ibs/minggu pada trimester kedua dan ketiga) secara optimal menurunkan risiko persalinan prematur.

Profesor Lauren A. Wise yang memimpin studi ini menyatakan bahwa hasil studi ini sangat penting bagi perempuan obes untuk mengikuti panduan IOM dalam kenaikan berat badan selama hamil, guna menurunkan risiko terjadinya persalinan prematur.

(Epidemiology 2010; 21: 243 – 252).

Filed Under: ObsGyn Update

Contact Us

GA Clinic – Dr. Gregorius Agung H, SpOG
Jl. Menur Pumpungan 167 A
Surabaya, 60118 · Indonesia

phone: (031) 5963706
email: [email protected]

» Peta Lokasi

Comments

  1. eka yuni fajri says

    8 April 2013 at 07:12

    salam kenal dok, usia saya 18 tahun sekarang saya sedang hamil memasuki usia kehamilan 29 minggu.tinggi fundus saya baru 22cm.pada usia kehamilan 26 minggu berat badan saya sudah mencapai 60kg lebih,sebelum saya hamil berat badan saya hanya 53kg.ini kehamilan saya yg pertama.normal engga sih dok kehamilan saya ini???

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Login Pasien


Links

  • RS Husada Utama
  • RS Lombok Dua Dua
  • RSIA Kendangsari MERR
  • RSIA Kendangsari Surabaya

The Doctor

Dr. Gregorius Agung H, SpOG menyelesaikan pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya pada tahun 1992 dan Pendidikan Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di universitas yang sama pada tahun 2002. Read More »

Peta Lokasi

Contact Us

GA Clinic - Dr. Gregorius Agung H, SpOG
Jl. Menur Pumpungan 167 A
Surabaya, 60118 · Indonesia

phone: (031) 5963706
Whatsapp: 0857-0848-6899
email: gregspog@yahoo.com

Copyright © 2026 · Dokter Kandungan Surabaya | Dr. Greg Agung, SpOG